<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Betawi Event &#8211; Gerbang Betawi</title>
	<atom:link href="https://gerbangbetawi.com/kategori/betawi-event/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://gerbangbetawi.com</link>
	<description>Gerakan Kebangkitan Betawi</description>
	<lastBuildDate>Wed, 26 Aug 2026 04:45:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://res.cloudinary.com/du66xc8mf/images/w_32,h_32,c_fill,g_auto/f_webp,q_auto:low/v1725435610/cropped-gerbang-betawi-4-1/cropped-gerbang-betawi-4-1.webp?_i=AA</url>
	<title>Betawi Event &#8211; Gerbang Betawi</title>
	<link>https://gerbangbetawi.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Festival Maulid Nasional 13 Hadirkan Tradisi Betawi di JIC</title>
		<link>https://gerbangbetawi.com/festival-maulid-nasional-13-hadirkan-tradisi-betawi-di-jic-2/</link>
					<comments>https://gerbangbetawi.com/festival-maulid-nasional-13-hadirkan-tradisi-betawi-di-jic-2/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[INzANE]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 04:44:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Betawi Event]]></category>
		<category><![CDATA[Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[JIC]]></category>
		<category><![CDATA[Maulid]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gerbangbetawi.com/?p=818</guid>

					<description><![CDATA[Festival Maulid Nusantara (FMN) 13 resmi digelar di Halaman Parkir Convention Hall Jakarta Islamic Centre]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong> &#8211; Festival Maulid Nusantara (FMN) 13 resmi digelar di Halaman Parkir Convention Hall Jakarta Islamic Centre (JIC), Selasa (25/8/2026). Kegiatan berlangsung meriah dengan memadukan syiar Islam, seni, budaya Betawi, serta kreativitas anak dan generasi muda.</p>
<p>Pembukaan FMN 13 diawali dengan tradisi Betawi Palang Pintu yang ditampilkan oleh Sanggar Sinar Batavia, dilanjutkan dengan pertunjukan tari Betawi. Penampilan tersebut menjadi pembuka yang menarik sekaligus menunjukkan komitmen Jakarta Islamic Centre dalam menjaga dan melestarikan kekayaan budaya lokal.</p>
<p>Kegiatan secara resmi dibuka oleh Prof. Dr. Agus Suradika, Kepala Divisi Umum PPIJ, yang hadir mewakili Kepala PPIJ KH. Muhyiddin Ishaq. Turut hadir Ir. Sukri Kardjono selaku Ketua Panitia Festival Maulid Nusantara 2026 atau FMN 13.</p>
<p>Dalam sambutannya, Prof. Dr. Agus Suradika mengaku terkesan melihat kemeriahan kegiatan dan antusiasme masyarakat yang hadir.</p>
<p>“Berkesan sekali hari ini, sangat ramai, apalagi dibuka dengan Palang Pintu sebagai tradisi Betawi. Semoga hari ini seluruh rangkaian Festival Maulid Nusantara dapat berjalan dengan baik,” ujar Prof. Agus.</p>
<p>Menurutnya, pelaksanaan kegiatan yang memadukan nilai keislaman dengan seni dan budaya lokal merupakan bagian dari implementasi visi besar Jakarta Islamic Centre sebagai pusat peradaban.</p>
<p>“JIC sangat peduli dengan upaya untuk melestarikan dan mengembangkan budaya lokal, seperti budaya Betawi,” ungkapnya.</p>
<p>Ia juga menyampaikan bahwa Jakarta Islamic Centre berencana menggelar Festival Palang Pintu pada tahun depan sebagai bagian dari upaya memperkuat pelestarian budaya Betawi.</p>
<p>Usai sambutan, Prof. Agus Suradika secara resmi membuka rangkaian Lomba Hadroh se-DKI Jakarta yang diikuti oleh 20 grup. Perlombaan tersebut menjadi salah satu agenda utama FMN 13 dalam menyemarakkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW melalui seni musik Islami.</p>
<p>Pada waktu yang bersamaan, digelar pula Lomba Mewarnai yang diikuti sekitar 1.000 anak se-DKI Jakarta di Koridor Gedung Bisnis JAkarta Islamic Centre. Antusiasme terlihat dari kehadiran para guru dan wali murid yang memadati lokasi perlombaan.</p>
<p>Para peserta tampak antusias mewarnai gambar Masjid Raya Jakarta Islamic Centre. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang mengembangkan kreativitas anak, tetapi juga menjadi sarana mengenalkan Jakarta Islamic Centre sebagai salah satu pusat kegiatan keislaman dan kebudayaan kepada generasi muda.</p>
<p>Selain perlombaan, FMN 13 menghadirkan Workshop Seni Peran serta Cipta dan Baca Puisi yang berlangsung di Lobby Convention Hall. Kegiatan tersebut mendapat antusiasme dari para guru seni dan guru Bahasa Indonesia.</p>
<p>Sebanyak 60 peserta telah terdaftar melalui Google Form dan mengikuti kegiatan yang juga mendapat dukungan serta penugasan dari Suku Dinas Pendidikan Wilayah 2 Jakarta Utara. Workshop ini menjadi ruang bagi para pendidik untuk mengembangkan kreativitas dalam seni peran, penulisan, serta pembacaan puisi.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Panitia FMN, Ir. Sukri Kardjono, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.</p>
<p>“Kami sangat senang karena acara berjalan dengan lancar. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan baik dan mendapat antusiasme yang luar biasa,” kata Sukri.</p>
<p>Ia berharap pelaksanaan Festival Maulid Nusantara pada tahun mendatang dapat dikemas lebih menarik, lebih meriah, serta menghadirkan kegiatan yang semakin memberikan manfaat bagi masyarakat.</p>
<p>Rangkaian FMN 13 kemudian ditutup dengan pembagian hadiah kepada para pemenang lomba dan ramah tamah. Festival ini tidak hanya menjadi momentum memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi ruang untuk mempertemukan nilai-nilai keislaman dengan seni, pendidikan, kreativitas, dan pelestarian budaya lokal.</p>
<p>Melalui FMN 13, Jakarta Islamic Centre kembali menegaskan perannya sebagai ruang yang mendorong tumbuhnya kehidupan keislaman sekaligus pelestarian budaya Nusantara, khususnya budaya Betawi, sebagai bagian penting dari identitas Jakarta.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://gerbangbetawi.com/festival-maulid-nasional-13-hadirkan-tradisi-betawi-di-jic-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<media:content url="https://res.cloudinary.com/uttpsgry/images/c_scale,w_625,h_417,dpr_2/f_webp,q_auto:low/v1787718187/IMG-20260826-WA0007/IMG-20260826-WA0007.jpg?_i=AA" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cerita Betawi Jangan Sampai Hilang, Dari Folklor ke Fiksi Jadi Cara Gen Z Mengenal Warisan Budaya</title>
		<link>https://gerbangbetawi.com/cerita-betawi-jangan-sampai-hilang-dari-folklor-ke-fiksi-jadi-cara-gen-z-mengenal-warisan-budaya/</link>
					<comments>https://gerbangbetawi.com/cerita-betawi-jangan-sampai-hilang-dari-folklor-ke-fiksi-jadi-cara-gen-z-mengenal-warisan-budaya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[INzANE]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Aug 2026 03:46:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Betawi Event]]></category>
		<category><![CDATA[Betawi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gerbangbetawi.com/?p=750</guid>

					<description><![CDATA[Cerita Betawi tak sekadar kisah masa lalu. Di dalamnya tersimpan ingatan, nilai, tradisi, dan cara pandang masyarakat]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://gerbangbetawi.com"><b>JAKARTA</b></a> – Cerita Betawi tak sekadar kisah masa lalu. Di dalamnya tersimpan ingatan, nilai, tradisi, dan cara pandang masyarakat yang dapat terus hidup jika diwariskan dalam bentuk yang dekat dengan generasi baru.</p>
<p>Pesan itulah yang mengemuka dalam pelatihan penulisan kreatif “Dari Folklor ke Fiksi: Menulis Cerita Betawi untuk Generasi Baru”, yang digelar Perkumpulan Betawi Kita bekerja sama dengan Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin dan Perpustakaan Jakarta di Balai Sastra Hans Bague Jassin, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Rabu (12/8/2026).</p>
<p>Kegiatan ini mempertemukan penulis, sastrawan, budayawan, akademisi, serta generasi muda untuk menggali kembali kekayaan folklor Betawi dan mengolahnya menjadi cerita pendek yang lebih kontekstual.</p>
<figure id="attachment_2253" aria-describedby="caption-attachment-2253" style="width: 1199px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="lazyloaded wp-post-750 wp-image-2253 size-full" src="https://kabarbetawi.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260813-WA0022.jpg" sizes="(max-width: 1199px) 100vw, 1199px" srcset="https://kabarbetawi.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260813-WA0022.jpg 1199w, https://kabarbetawi.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260813-WA0022-768x510.jpg 768w, https://kabarbetawi.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260813-WA0022-465x309.jpg 465w, https://kabarbetawi.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260813-WA0022-695x461.jpg 695w" alt="" width="1199" height="796" data-src="https://kabarbetawi.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260813-WA0022.jpg" data-srcset="https://kabarbetawi.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260813-WA0022.jpg 1199w, https://kabarbetawi.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260813-WA0022-768x510.jpg 768w, https://kabarbetawi.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260813-WA0022-465x309.jpg 465w, https://kabarbetawi.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260813-WA0022-695x461.jpg 695w" data-sizes="(max-width: 1199px) 100vw, 1199px" /><figcaption id="caption-attachment-2253" class="wp-caption-text">Fadjriah Nurdiarsih, budayawan Betawi sekaligus ketua pelaksana</figcaption></figure>
<p>Sebanyak 50 peserta, yang berasal dari kalangan pelajar, mahasiswa, penulis pemula, pegiat literasi, dan masyarakat umum, mengikuti pelatihan sejak pagi hingga sore.</p>
<p>Sejumlah narasumber dihadirkan, yakni Sasti Gotama, sastrawan dan pemenang KSK 2025; Ige Azmin, dosen Sastra Indonesia Universitas Negeri Jakarta (UNJ); Fadjriah Nurdiarsih, budayawan Betawi sekaligus ketua pelaksana; serta Yahya Andi Saputra, penyair dan pemerhati sastra lisan Betawi. Diskusi dipandu Nicky Rosadi sebagai moderator.</p>
<p><strong>Folklor Jadi Bahan Bakar Cerita</strong></p>
<p>Bagi Ige Azmin, kekayaan folklor Betawi sebenarnya tersedia begitu dekat dengan kehidupan masyarakat. Cerita, tradisi, benda, kebiasaan, hingga berbagai praktik budaya dapat menjadi bahan bakar bagi penulis untuk menemukan ide.</p>
<p>Penulis, kata dia, tidak harus menguasai seluruh detail budaya Betawi sejak awal. Justru proses menulis dapat menjadi pintu untuk menggali lebih jauh kekayaan budaya tersebut.</p>
<p>“Folklor itu berkaitan dengan segala sesuatu yang ada di dalam kelompok masyarakat. Bisa berupa cerita, tradisi, benda-benda, maupun hal-hal lain yang hidup di masyarakat,” ujar Ige.</p>
<p>Ia juga mengingatkan pentingnya membuat premis dan kerangka sebelum mulai menulis. Perencanaan tersebut dapat membantu penulis mengatasi writer’s block dan membuat proses kreatif lebih terarah.</p>
<figure id="attachment_2254" class="wp-caption aligncenter" aria-describedby="caption-attachment-2254">
<p><figure id="attachment_2254" aria-describedby="caption-attachment-2254" style="width: 1213px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="lazyloaded wp-post-750 wp-image-2254 size-full" src="https://kabarbetawi.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260813_094318.jpg" sizes="(max-width: 1213px) 100vw, 1213px" srcset="https://kabarbetawi.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260813_094318.jpg 1213w, https://kabarbetawi.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260813_094318-768x590.jpg 768w, https://kabarbetawi.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260813_094318-465x357.jpg 465w, https://kabarbetawi.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260813_094318-651x500.jpg 651w" alt="" width="1213" height="932" data-src="https://kabarbetawi.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260813_094318.jpg" data-srcset="https://kabarbetawi.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260813_094318.jpg 1213w, https://kabarbetawi.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260813_094318-768x590.jpg 768w, https://kabarbetawi.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260813_094318-465x357.jpg 465w, https://kabarbetawi.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260813_094318-651x500.jpg 651w" data-sizes="(max-width: 1213px) 100vw, 1213px" /><figcaption id="caption-attachment-2254" class="wp-caption-text">Budayawan Betawi, Yahya Andi Saputra saat menyampaikan materi sastra lisan</figcaption></figure></figure>
<p>&nbsp;</p>
<figure id="attachment_2254" class="wp-caption alignnone" aria-describedby="caption-attachment-2254">“Kalau kita menjadikan folklor tersebut sebagai sumber inspirasi dan bahan cerita pendek, itu justru bisa membuat kita lebih lancar menulis,” katanya.</figure>
<p><strong>Cerita Lama, Sudut Pandang Baru</strong></p>
<p>Sementara itu, Sasti Gotama melihat cerita rakyat Betawi memiliki banyak kemungkinan untuk dihidupkan kembali melalui sudut pandang baru.<br />
Cerita seperti Si Mirah, Si Pitung, maupun Si Manis Jembatan Ancol tidak harus sekadar ditulis ulang. Penulis dapat mengambil “ruh” cerita, kemudian membawanya ke persoalan masa kini tanpa menghilangkan pesan moralnya.<br />
Menurut Sasti, kedekatan dengan persoalan generasi muda menjadi kunci agar cerita lama kembali menarik.</p>
<p>“Bagaimana menjadikan cerita masa lalu itu tetap relate, bisa mengambil roh dari cerita-cerita yang lalu dengan setting masa kini tanpa kehilangan ruh cerita-cerita rakyat Betawi,” ujarnya.<br />
Ia menilai generasi muda akan lebih mudah tertarik ketika cerita yang dibaca memiliki hubungan dengan kehidupan mereka.</p>
<p>“Biasanya orang tertarik membaca karena merasa relate, merasa terhubung dengan cerita tersebut,” kata Sasti.</p>
<p>Tantangannya, sastra kini harus bersaing dengan media sosial yang menawarkan pengalaman visual dan audio secara cepat.</p>
<p>Karena itu, pengenalan sastra Betawi tidak cukup hanya dengan meminta generasi muda membaca. Mereka perlu diberi ruang untuk mengenal, berdiskusi, menulis, dan mengolah cerita dengan cara yang sesuai dengan zaman mereka.</p>
<p>“Tidak kenal, tidak sayang. Makanya salah satu forum seperti ini adalah mengenalkan kepada mereka. Semakin banyak pemaparan, saya pikir akan membuat mereka tertarik dengan sendirinya,” tuturnya.</p>
<p><strong>Jangan Berhenti di Pelatihan</strong></p>
<p>Ketua Perkumpulan Betawi Kita, Fadjriah Nurdiarsih, mengatakan kegiatan tersebut berangkat dari kegelisahannya perihal masih banyaknya generasi muda yang belum mengenal cerita maupun penulis Betawi.<br />
Karena itu, pelatihan menjadi langkah awal untuk memperkenalkan kembali khazanah tersebut sekaligus merangsang lahirnya penulis-penulis baru.</p>
<p>Fadjriah, yang akrab dipanggil Mpok Iyah, berharap proses tersebut tidak berhenti setelah pelatihan. Karya peserta dapat terus dikembangkan, dibukukan, bahkan menjadi bagian dari ekosistem sastra Betawi yang lebih luas.<br />
Dengan demikian, budaya Betawi tidak ditempatkan sebagai sesuatu yang kuno atau hanya menjadi artefak masa lalu.</p>
<p>Sebaliknya, cerita lama dapat menemukan kehidupan baru melalui cerpen, teater, film pendek, maupun berbagai bentuk kreativitas yang dekat dengan generasi muda.</p>
<figure id="attachment_2256" aria-describedby="caption-attachment-2256" style="width: 2560px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="lazyloaded wp-post-750 wp-image-2256 size-full" src="https://kabarbetawi.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260813-WA0026-scaled.jpg" sizes="(max-width: 2560px) 100vw, 2560px" srcset="https://kabarbetawi.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260813-WA0026-scaled.jpg 2560w, https://kabarbetawi.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260813-WA0026-768x455.jpg 768w, https://kabarbetawi.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260813-WA0026-1536x909.jpg 1536w, https://kabarbetawi.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260813-WA0026-2048x1212.jpg 2048w, https://kabarbetawi.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260813-WA0026-465x275.jpg 465w, https://kabarbetawi.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260813-WA0026-695x411.jpg 695w" alt="" width="2560" height="1515" data-src="https://kabarbetawi.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260813-WA0026-scaled.jpg" data-srcset="https://kabarbetawi.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260813-WA0026-scaled.jpg 2560w, https://kabarbetawi.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260813-WA0026-768x455.jpg 768w, https://kabarbetawi.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260813-WA0026-1536x909.jpg 1536w, https://kabarbetawi.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260813-WA0026-2048x1212.jpg 2048w, https://kabarbetawi.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260813-WA0026-465x275.jpg 465w, https://kabarbetawi.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260813-WA0026-695x411.jpg 695w" data-sizes="(max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /><figcaption id="caption-attachment-2256" class="wp-caption-text">Sasti Gautama salah satu narasumber menyampaikan materinya</figcaption></figure>
<p>“Sebenarnya banyak pihak yang harus terlibat jika kita mau menciptakan lebih banyak sastrawan Betawi ataupun mengenalkan sastra Betawi. Saat ini, penulis baru hampir tidak ada. Makanya harus ada langkah serius. Bahkan, urusan sastra Indonesia saja diatur oleh setingkat Kementerian,” ujarnya.<br />
Lebih lanjut, ia yang baru saja menyelesaikan tugasnya di Dewan Kesenian Jakarta ini berharap DKI Jakarta segera memiliki kantor bahasa atau balai bahasa. “Dengan demikian, urusan sastra dan bahasa Betawi ini bisa lebih terarah dan dapat terus dilestarikan,” pungkasnya.</p>
<p><strong>Sastra Lisan, Ingatan yang Harus Dijaga</strong></p>
<p>Pada sesi lainnya, Yahya Andi Saputra mengajak peserta memahami posisi sastra lisan sebagai bagian penting dari warisan budaya.</p>
<p>Sastra lisan lahir, tumbuh, dan diwariskan melalui tuturan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Di dalamnya terdapat cerita, mitos, nasihat, nilai budaya, serta kearifan lokal yang merekam kehidupan masyarakat.</p>
<p>Namun, tradisi lisan menghadapi tantangan ketika ingatan kolektif masyarakat mulai berubah dan generasi muda semakin jauh dari sumber-sumber cerita tersebut.</p>
<p>Karena itu, mengolah folklor menjadi karya fiksi dapat menjadi salah satu cara untuk menjaga ingatan tersebut tetap hidup.</p>
<p>Pada akhirnya, pelatihan “Dari Folklor ke Fiksi” bukan sekadar mengajarkan teknik menulis cerpen.<br />
Lebih dari itu, kegiatan ini mengajak generasi baru untuk kembali menemukan harta karun budaya yang berada di sekitar mereka—membacanya, memahami nilai yang terkandung di dalamnya, lalu menciptakan cerita baru yang tetap berakar pada identitas Betawi.</p>
<p>Sebab, warisan budaya tidak akan benar-benar hidup jika hanya disimpan sebagai cerita masa lalu. Ia harus terus diceritakan, ditulis, ditafsirkan, dan diberi ruang untuk tumbuh bersama generasi berikutnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://gerbangbetawi.com/cerita-betawi-jangan-sampai-hilang-dari-folklor-ke-fiksi-jadi-cara-gen-z-mengenal-warisan-budaya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<media:content url="https://kabarbetawi.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260813_094318.jpg" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Libatkan UMKM, Kampung Ramadhan di Saung Kembangan Resmi Dibuka</title>
		<link>https://gerbangbetawi.com/libatkan-umkm-kampung-ramadhan-di-saung-kembangan-resmi-dibuka/</link>
					<comments>https://gerbangbetawi.com/libatkan-umkm-kampung-ramadhan-di-saung-kembangan-resmi-dibuka/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[INzANE]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Mar 2025 05:42:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Betawi Event]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[Saung Kembangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gerbangbetawi.com/?p=401</guid>

					<description><![CDATA[Selain menampilkan kreativitas dan bakat para remaja, pengelola saung juga melibatkan 15 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk membuka bazar Ramadan]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://jakpos.id/"><strong>JAKARTA</strong></a> &#8211; Pemerintah kota Jakarta Barat mendukung acara Kampung Ramadhan di Saung Kembangan pada 8 Maret hingga 22 Maret 2025.</p>
<p>Acara ini lumayan lengkap, selain menampilkan kreativitas dan bakat para remaja, pengelola saung juga melibatkan 15 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk membuka bazar Ramadan.</p>
<p>Asisten Kesra Pemkot Jakarta Barat Amin Haji mengapresiasi upaya Saung Kembangan karena mengajak serta UMKM bertumbuh, sehingga membantu perekonomian masyarakat. Pemerintah daerah juga ikut terbantu karena bisa menekan angka pengangguran.</p>
<p>“Di Cina, contohnya, saking majunya UMKM dapat memproduksi mobil sendiri. Untuk itu, saya mewakili Wali Kota Jakarta Barat mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya pada Saung Kembangan,” kata Amin di Saung Kembangan, Jakarta Barat, Sabtu (8/3).</p>
<p><img decoding="async" class="size-medium aligncenter" src="https://getpost.id/wp-content/uploads/2025/03/saung-kembangan-1536x1152.jpg" /></p>
<figure id="attachment_20773" class="wp-caption aligncenter" aria-describedby="caption-attachment-20773"></figure>
<p>Amin juga takjub dengan inovasi pemilik Saung Kembangan yaitu H Najihun, yang menggabungkan kurikulum SMK Prima Wisata dengan basis keagamaan kuat.</p>
<p>“Ini cukup unik, ada sekolah wisata, tapi ilmu agamanya sangat kuat. Di Jakarta masih langka yang setahu saya baru ada di sini (Kembangan) dan di Pasar Minggu Jakarta Selatan,” ucapnya.</p>
<p>H Najihun, emilik Saung Kembangan,  menjelaskan saungnya berdiri di atas lahan seluas 3.000 meter persegi. Sesuai dengan amanah sang ayah, KH Arsyad, lahan tersebut diharapkan dimanfaatkan untuk kegiatan kemasyarakatan dan keagamaan.</p>
<p>“Kami punya sekolah setingkat RA, madrasah, SMK dan pesantren, silakan tempat ini dipakai untuk kegiatan edukasi. Tahfidz juga bisa pakai saung untuk kegiatan. Semoga dari murid yang sedikit akan lahir ratusan hafidz dan orang-orang hebat,” pungkas dia.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://gerbangbetawi.com/libatkan-umkm-kampung-ramadhan-di-saung-kembangan-resmi-dibuka/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<media:content url="https://getpost.id/wp-content/uploads/2025/03/saung-kembangan-2-1536x1152.jpg" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pengurus Gerbang Betawi Periode 2020-2024 Resmi Dilantik</title>
		<link>https://gerbangbetawi.com/pengurus-gerbang-betawi-periode-2020-2024-resmi-dilantik/</link>
					<comments>https://gerbangbetawi.com/pengurus-gerbang-betawi-periode-2020-2024-resmi-dilantik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[INzANE]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Oct 2020 07:51:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Betawi Event]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gerbangbetawi.com/?p=160</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA – Hari ini, Ahad (11/10/2020) Direktur Eksekutif Gerakan Kebangkitan Betawi (Gerbang Betawi) <a class="read-more" href="https://gerbangbetawi.com/pengurus-gerbang-betawi-periode-2020-2024-resmi-dilantik/" title="Pengurus Gerbang Betawi Periode 2020-2024 Resmi Dilantik" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong> – Hari ini, Ahad (11/10/2020) Direktur Eksekutif Gerakan Kebangkitan Betawi (Gerbang Betawi) dr. H. Ashari melantik Pengurus Gerbang Betawi Periode 2020-2024 via zoom.</p>
<p>“Abang-abang dan mpok-mpok tentu bersedia untuk dilantik menjadi pengurus Gerbang Betawi. Sudah saatnya Gerbang Betawi memimpin perubahan masyarakat Betawi. Gerbang Betawi bertekad untuk menjadi lokomotif perubahan masyarakat Betawi selaras dengan visi dan misi Gerbang Betawi,” kata dr. H. Ashari dalam Pidato Pelantikan Pengurus Gerbang Betawi.</p>
<p>Dikatakan dr. Ashari, secara umum, pengertian Gerbang Betawi adalah Gerakan masyarakat Betawi yang berlandaskan nilai-nilai positif budaya Betawi dan islami (rahmatan lil aalamiin), guna membangun kembali marwah Betawi dengan segala kesungguhan, fokus, saling percaya dan pantang menyerah.</p>
<p>“Juga beradaptasi dan bertransformasi sejalan dengan perkembangan zaman dan teknologi, sehingga memiliki kesadaran, perilaku dan komptensi yang berdaya saing dan mandiri di segala sektor kehidupan di tanah kelahirannya,” ujarnya.</p>
<p>Visi Gerbang Betawi adalah Masyarakat Betawi yang mampu beradaptasi dan bertransformasi di segala bidang, sesuai dengan perubahan zaman dan perkembangan teknologi.</p>
<p>Adapun Misi Gerbang Betawi adalah mendukung kebudayaan nasional yang kuat dan berakar di masyarakat, sekaligus menanamkan kesadaran terhadap pentingnya persatuan di tengah beragamnya suku bangsa yang ada di Jakarta.</p>
<p>Misi Gerbang Betawi selanjutnya adalah melakukan pemberdayaan masyarakat Betawi secara sosial, budaya dan ekonomi agar menjadi tuan rumah di kampungnya sendiri.</p>
<p>Kemudian, mengembangkan nilai-nilai sosial budaya dan kearifan lokal Betawi, sejalan dengan pembangunan ketahanan sosial dan budaya Betawi, dengan tetap mengedepankan nilai-nilai luhur Betawi yang Islami, jujur dan terbuka.</p>
<p>“Menjadikan masyarakat Betawi sebagai kekuatan yang diperhitungkan secara intelektualitas dan profesionalitas. Membangun sumber daya manusia dan jaringan (network) kebetawian yang berkualitas agar memiliki kompetensi dan daya saing tinggi.”</p>
<p>Tak kalah penting, kata dr. Ashari, membangun kesadaran pentingnya mempengaruhi opini publik lewat media dan sarana komunikasi modern lainnya, termasuk yang berbasis teknologi informasi.</p>
<p>“Untuk itu Gerbang Betawi harus memiliki karakter kuat. Mampu secara konsisten dan berkesinambungan mengikuti perubahan zaman dan perkembangan teknologi serta pembentukan opini publik di media.”</p>
<p>Diharapkan ke depan Gerbang Betawi mampu menghasilkan generasi penerus yang berorientasi sebagai agen perubahan, tidak terperangkap pada kepentingan partai politik atau golongan tertentu, berfungsi sebagai learning organization.</p>
<p>“Mampu menjalankan peran sebagai (salah satu) benteng ketahanan sosial budaya Betawi dan mampu membiayai sendiri kegiatan-kegiatannya (tidak tergantung pada pihak lain),” tandas dr. Ashari.</p>
<p>Gerakan Kebangkitan Betawi dilandasi oleh 6 Prinsip Moral yaitu sebagai berikut:</p>
<p>Pertama, berkeyakinan penuh terhadap Islam sebagai jalan hidup utama untuk mewujudkan Indonesia yang dicita-citakan sesuai Proklamasi 17 Agustus 1945, Pancasila dan UUD 1945.</p>
<p>Kedua, etos kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas dan kerja tuntas sebagai manifestasi kualitas pribadi yang terpercaya, benar, cerdas dan komunikatif (mau dan mampu berinteraksi serta bekerjasama dengan siapapun yang sejalan dan satu tujuan).</p>
<p>Ketiga, terampil dalam melahirkan, mengelola dan melaksanakan gagasan dengan terus menerus mengembangkan daya cipta (kreativitas, inovasi dan invensi) di berbagai bidang dan aspek kehidupan.</p>
<p>Keempat, akhlak dan kepribadian Betawi merupakan pertanda utama dalam melakukan proses perubahan yang mencerminkan kejelasan (transparan), kebertanggungjawaban (akuntabel), tanggung jawab (responsible), kemandirian (independent), dan kewajaran (fair).</p>
<p>Kelima, warisan leluhur masyarakat Betawi diwujudkan dalam wujud jiwa besar dan sportif dalam bermusyawarah dan bermufakat.</p>
<p>Keenam, Indonesia merupakan tanah air yang harus diperjuangkan dan dipertahankan kedaulatan, keutuhan, kemajuan dan marwahnya oleh masyarakat Betawi.</p>
<p>Oleh karena itu, Gerbang Betawi harus tetap bergerak disesuaikan dengan kondisi pandemi Covid ini dan kepada abang-abang dan mpok-mpok yang membawahi dapartemen atau bidang untuk mengajukan rencana kegiatan tahun 2020, paling lambat akhir Oktober ini. Untuk menggerakan semua departemen atau bidang sesuai harapan tentu dibutuhkan dana yang besar. Gerbang Betawi sudah menyusun rencana untuk mencari dana dari berbagai sumber atau proyek.</p>
<p>“Semoga semua pengurus yang dilantik siap berjuang dengan ikhlas untuk memajukan Betawi dan umat. Sebagai penutup Gerbang Betawi harus menginspirasi semangat Muhammad Al Fatih dalam menaklukan Konstatinopel , disebut Al Fatih yang berarti sang penakluk,” harap dr. Ashari.</p>
<p>Oleh karena itu, Gerbang Betawi, kata dr. Ashari, juga harus mampu menjadi penakluk kevakuman, ketidakpedulian, kemasabodohan, pengambekan dan berubah menjadi penggerak, yaitu menjadi lokomotif perubahan masyarakat Betawi. <strong>[des]</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://gerbangbetawi.com/pengurus-gerbang-betawi-periode-2020-2024-resmi-dilantik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<media:content url="https://res.cloudinary.com/gerbangbetawi/images/f_auto,q_auto/v1602767356/GERBANG-BETAWI-ZOOM/GERBANG-BETAWI-ZOOM.jpg?_i=AA" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ikuti Protap Kesehatan, Gerbang Betawi Gelar Raker II Secara Virtual</title>
		<link>https://gerbangbetawi.com/ikuti-protap-kesehatan-gerbang-betawi-gelar-raker-ii-secara-virtual/</link>
					<comments>https://gerbangbetawi.com/ikuti-protap-kesehatan-gerbang-betawi-gelar-raker-ii-secara-virtual/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[INzANE]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Oct 2020 07:34:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Betawi Event]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gerbangbetawi.com/?p=148</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA &#124; Di tengah Pandemi Covid-19, Gerakan Kebangkitan Betawi (Gerbang Betawi) menggelar Rapat <a class="read-more" href="https://gerbangbetawi.com/ikuti-protap-kesehatan-gerbang-betawi-gelar-raker-ii-secara-virtual/" title="Ikuti Protap Kesehatan, Gerbang Betawi Gelar Raker II Secara Virtual" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA </strong>| Di tengah Pandemi Covid-19, Gerakan Kebangkitan Betawi (Gerbang Betawi) menggelar Rapat Kerja (Raker) II via zoom, Sabtu (12/9/2020). Raker yang bertemakan “Saatnya Gerakan Kebangkitan Betawi Memimpin Perubahan Masyarakat Betawi” diikuti oleh sejumlah Pengurus Gerbang Betawi.</p>
<p>Ada beberapa agenda yang dibahas dalam Raker Gerbang Betawi II, yakni: Evaluasi Kinerja, Restrukturisasi Organisasi, dan Penyusunan Program Kerja. Acara dimulai dengan melantunkan ayat Suci Al Qur’an dan Saritilawah, dilanjutkan menyanyikan lagu Mars Gerbang Betawi.</p>
<p>Raker Gerbang Betawi dibuka oleh Direktur Eksekutif Gerbang Betawi, dr. H. Ashari, dilanjutkan Pidato Kebudayaan “Perang Budaya Tiada Henti” oleh dr. Chairil Anwar. Sesi berikutnya, Rapat Pleno (membahas Restruktur Organisasi dan Program).  Acara ditutup dengan Peluncuran Website Gerbang Betawi, <a href="http://www.gerbangbetawi.com/">www.gerbangbetawi.com</a>.</p>
<p>Dalam sambutan Raker Virtual, Direktur Eksekutif Gerbang Betawi, dr. H. Ashari,  mengatakan, Allah Swt yang memungkinkan kita bisa menggelar Rapat Kerja  atau Raker Gerbang Betawi, di tengah pandemi Covid-19 yang dalam banyak hal, mengubah kebiasaan-kebiasaan hidup kita, menjadi lebih terbatas.</p>
<p>“Sudah enam bulan kita seolah hidup dalam ketidak-pastian. Kehidupan kita seolah berada di antara kecemasan dan harapan. Kita seperti berjalan di lorong panjang yang gelap tidak berujung,” kata Bang Ashari,</p>
<p>Dikatakan dr. Ashari, makin maju peradaban manusia, makin canggih ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan, makin unik juga karakter virus. Dan COVID 19 telah menyeret dunia ke bibir jurang krisis kesehatan yang dahsyat. Terutama karena dampak ikutannya secara sosial, ekonomi, dan politik.</p>
<p>“Berbagai negara dan bangsa di berbagai belahan dunia, bahkan yang mempunyai sistem layanan kesehatan yang maju, dilengkapi dengan teknologi yang mutakhir, juga mengalami persoalan yang nyaris sama.”</p>
<p>Lebih lanjut, dr. Ashari mengatakan, Protokol Covid-19, secara hikmah dapat dipahami sebagai cara Allah untuk mengingatkan kembali kita untuk menjalani kehidupan sungguh bersih lahir dan batin, sehat jasmani dan ruhani. Seimbang dalam menjalankan kewajiban utama manusia untuk beribadah sebagai bagian dari upaya mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat, dan terbebas dari malapetaka.</p>
<p>“Protokol Covid-19 secara hikmah juga dapat dipahami sebagai cara Allah mengingatkan agar manusia kian mendekat kepadanya, kian intens melakukan hubungan dengan-Nya. Jauh dari kerumunan yang lebih banyak menimbulkan kemudharatan.”</p>
<p>“Pandemi Covid-19 bisa juga dipahami sebagai peringatan, agar kita tidak menjadi umat kerumunan, melainkan menjadi umat yang kukuh dalam integralitas yang sesungguhnya.”</p>
<p>Selama masa pandemi, kata dr. Ashari, kita disadarkan tentang perkembangan peradaban, perkembangan era, yang dengan kemajuan ilmu dan pengetahuan manusia dapat berhubungan satu dan lainnya melalui realitas sosial kedua dunia digital dan virtual. Kesemuanya hanya akan mungkin mampu dinikmati bila kita sehat lahir dan batin. <strong>[des)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://gerbangbetawi.com/ikuti-protap-kesehatan-gerbang-betawi-gelar-raker-ii-secara-virtual/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<media:content url="https://res.cloudinary.com/gerbangbetawi/images/f_auto,q_auto/v1602767353/GB-2/GB-2.jpg?_i=AA" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gerbang Betawi Gelar Workshop Tourism Vlogger dan Blogger</title>
		<link>https://gerbangbetawi.com/gerbang-betawi-gelar-workshop-tourism-vlogger-dan-blogger/</link>
					<comments>https://gerbangbetawi.com/gerbang-betawi-gelar-workshop-tourism-vlogger-dan-blogger/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[INzANE]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Sep 2020 07:54:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Betawi Event]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gerbangbetawi.com/?p=163</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA &#124; Gerbang (Gerakan Kebangkitan) Betawi menggelar acara keren bertajuk Workshop Tourism Vlogger <a class="read-more" href="https://gerbangbetawi.com/gerbang-betawi-gelar-workshop-tourism-vlogger-dan-blogger/" title="Gerbang Betawi Gelar Workshop Tourism Vlogger dan Blogger" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA |</strong> Gerbang (Gerakan Kebangkitan) Betawi menggelar acara keren bertajuk Workshop Tourism Vlogger dan Blogger di Gedung Kwarda Pramuka DKI Jakarta, jalan Diponegoro, Jakarta (22/12/2018). Inilah acara yang bertujuan mencetak para vlogger dan blogger ciamik untuk mempromosikan wisata Jakarta dengan basis kearifan lokal Betawi.</p>
<p>Hadir dalam acara tersebut pembicara dari Gerbang Betawi, Prof . Agus Suradika, Plt. Deputy Gubernur DKI Jakarta. Prof. Sylviana Murni, Muh. Sulwi Rawi, Yusron Sjarief, Adhes Satria, dan Setyohadi Wiratmoko. Hadir pada momen itu Dokter Ashari, Direktur Eksekutif Gerbang Betawi yang juga seorang pengusaha properti.</p>
<p>Acara dibuka oleh Prof Agus Suradika. Sedari pagi acara diisi dengan wawasan tentang fungsi dan peran vlogger dan blogger yang dipaparkan oleh Prof. Sylviana Murni. Lalu, paparan mengenai pengantar Trend Media mulai masa lampau sampai zaman milenial. Berikutnya, Adhes Satria (wartawan Pajimas.com) bicara tentang teknik wawancara dan menulis berita.</p>
<p>Selanjutnya, Yusron Sjarief dari TV One sebagai ketua bidang Komunikasi Lembaga Kebudayaan Betawi bicara tentang aplikasi Android, Betawi Akses. Pamungkasnya, ulasan mengenai teknik editing video yang dibawakan oleh Setyohadi Wiratmoko. Asyik teori dan parktik digabung.</p>
<p>Acara diikuti 50 orang peserta (sesuai dengan kuota) dari berbagai elemen, organisasi sosial, sampai pelajar di DKI Jakarta. Ke depannya acara ini akan dilanjutkan dengan tema berbeda. Dokter Ashari mengatakan,”Kedepan kita akan buat worshop mengenai property,” ungkap pria Dr. Ashari.</p>
<p>Sebagai informasi Gerbang Betawi adalah organisai betawi yang di dalamnya terdiri dari intelektual Betawi dengan beragam profesi, mulai dari pengusaha, dokter, dosen, budayawan, wartawan, dan lainnya. <strong>(RS)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://gerbangbetawi.com/gerbang-betawi-gelar-workshop-tourism-vlogger-dan-blogger/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<media:content url="https://res.cloudinary.com/gerbangbetawi/images/f_auto,q_auto/v1602767359/GB-1/GB-1.jpg?_i=AA" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Grand Launching Gerbang Betawi di “Keriaan Betawi Jatinegara 2017”</title>
		<link>https://gerbangbetawi.com/grand-launching-gerbang-betawi-di-keriaan-betawi-jatinegara-2017/</link>
					<comments>https://gerbangbetawi.com/grand-launching-gerbang-betawi-di-keriaan-betawi-jatinegara-2017/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[INzANE]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Sep 2020 07:29:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Betawi Event]]></category>
		<category><![CDATA[Gerbang Betawi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gerbangbetawi.com/?p=142</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA &#124; Gerbang Betawi yang diinisiasi oleh dr. H. Ashari  dan Prof. Dr. <a class="read-more" href="https://gerbangbetawi.com/grand-launching-gerbang-betawi-di-keriaan-betawi-jatinegara-2017/" title="Grand Launching Gerbang Betawi di “Keriaan Betawi Jatinegara 2017”" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA |</strong> Gerbang Betawi yang diinisiasi oleh dr. H. Ashari  dan Prof. Dr. Hj. Sylviana Murni, SH, MS.i  serta sejumlah profesional Betawi lainnya dideklarasikan, Rabu (25/10/2017), bertempat di Pusat Kebudayaan Betawi (Gedung Eks Kodim), Jatinegara, Jakarta Timur. Selain itu, juga diadakan Pagelaran Seni Budaya Betawi bertajuk “Keriaan Betawi Jatinegara 2017”, sejak tanggal 25 Oktober sampai 28 Oktober 2017.</p>
<p>Grand Launching Gerbang Betawi dihadiri oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno. Dalam moment tersebut juga dilakukan MoU untuk menjalin kemitraan dan kerjasama serta dukungan terkait Program pembangunan Gubernur DKI Jakarta Anies-Sandi periode 2017-2022 ketika itu.</p>
<p>Gerbang Betawi adalah gerakan moral, intelektual, dan profesional. Gerakan ini diharapkan berfungsi sebagai agen perubahan (agent of change) atas pola pikir (mindset), perilaku (attitude), dan pola rasa (spiritualisme) masyarakat Betawi menuju ke arah yang lebih baik.</p>
<p>“Gerbang Betawi menciptakan sumberdaya manusia Betawi dengan intelektualitas, profesionalitas, dan moralitas (IPM) yang mandiri dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” kata Direktur Eksekutif Gerbang Betawi dr. H. Ashari.</p>
<p>Untuk diketahui, Gerbang Betawi adalah lanjutan dari perjuangan Keluarga Mahasiswa Betawi (KMB) yang didirikan tahun 1978. Ini dibuktikan dengan 90% susunan pengurus GB adalah anggota KMB.</p>
<p>Gerbang Betawi merupakan gerakan kemasyarakatan yang berasal dari orang Betawi, oleh orang Betawi, dan untuk orang Betawi dalam meningkatkan marwah dan kesejahteraan serta harkat martabat orang Betawi.</p>
<p>Bang Ashari – begitu beliau akrab disapa, berharap Gerbang Betawi bisa menjadi penggerak pemberdayaan masyarakat Betawi melalui kegiatan ekonomi, pendidikan dan kebudayaan yang dibingkai dengan nuansa religiusitas keislaman Orang Betawi.</p>
<p>Dia juga menegaskan, Gerbang Betawi bukan gerakan politik dan tidak akan menjadi gerakan politik. Bahkan juga bukan kaki tangan partai politik tertentu dan tidak akan berpihak kepada partai politik manapun. Gerbang Betawi dibangun atas dasar kemandirian.</p>
<p>Ketua Panitia Pelaksana Grand Launching Gerbang Betawi, Prof. Sylviana Murni atau yang biasa disapa Mpok Sylvi menjelaskan, pada hari Kamis (26/10), mulai pukul 20.00 WIB dibacakan Deklarasi Gerbang Betawi dan Video Mapping yang bertempat di Gedung Pusat Kebudayaan Betawi eks Makodim Jatinegara.</p>
<p>Sedangkan pada hari Ahad (29/10) pukul 15.30 WIB bertempat di Hotel Grand Cempaka, dilakukan Pengukuhan Gerbang Betawi dan penandatanganan MOU dan launching BMT Gerbang Betawi Amanah serta Betawi Fund, sekaligus kerja sama dengan Bank Inovasi.</p>
<p>Lebih lanjut Mpok Sylvi memaparkan, untuk memeriahkan Grand Launching Gerbang Betawi dirangkai oleh beberapa kegiatan pendukung, antara lain menampilkan: Bazar dan Kuliner, Pameran Lukisan (Sarnadi Adam), Parade Seni Siswa, Fashion Show, Lomba Nyanyi Lagu, Pertunjukan Seni Budaya Betawi (Lenong, Gambang Kromong &amp; Tanjidor), Atraksi Silat, Lomba Cerpen Betawi, Lomba Nyanyi lagu-lagu Betawi, Museum Mini, Band Betawi, hingga Video Mapping .</p>
<p>Selain itu, juga digelar Diskusi dengan tema “Melahirkan Juragan-juragan Muda Betawi” pada Jumat (27/10) dengan narasumber Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, Direktur Utama Bank DKI Kresno Sediarsi, CEO Socentix David Darmawan, dan owner Betawi Punya Distro Davi Kemayoran, Bang Davi Selain itu juga digelar Diskusi Publik “Going Green Betawi Punya Gaye”, dan Talkshow bersama Puteri Indonesia.</p>
<p><strong>MoU dengan Pemprov DKI</strong></p>
<p>Sejalan dengan strategi pembangunan yang dicanangkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno, Gerbang Betawi telah membentuk enam tim khusus untuk menggodok “5 Kemitraan” sesuai dengan visi, misi, dan filosofi Gerbang Betawi.</p>
<p>Keenam kemitraan tersebut terdiri dari Bidang Pendidikan, Bidang Budaya dan Pariwisata, Bidang Ekonomi Produktif dan Bidang Lingkungan Hidup.</p>
<p>Adapun di bidang pendidikan mencakup ide-ide beasiswa, pelatihan SDM, Program Satu keluarga Satu Sarjana dan sebagainya.</p>
<p>Sedangkan Bidang Budaya dan Pariwisata mencakup ide-ide memaksimalkan pengelolaan sentra-sentra Betawi seperti Setu Babakan, Condet, dan Gedung Eks Kodim. Juga ide memaksimalkan ikon-ikon budaya Betawi, seiring dengan amanat Perda dan Pergub Pelestarian Budaya Betawi.</p>
<p>Sementara itu di Bidang Ekonomi Produktif, mencakup ide-ide pemperdayaan ekonomi masyarakat di kantung-kantung Betawi lewat program BMT, produk-produk kuliner, batik, dan lain-lain.</p>
<p>Kemudian di Bidang Lingkungan Hidup mencakup ide-ide agrowisata dan ekowisata, pemeliharaan kawasan pinggir sungai dan kawasan-kawasan lainnya yang dianggap membutuhkan penataan. <strong>(des)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://gerbangbetawi.com/grand-launching-gerbang-betawi-di-keriaan-betawi-jatinegara-2017/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<media:content url="https://res.cloudinary.com/gerbangbetawi/images/f_auto,q_auto/v1602767351/keriaan-betawi-2/keriaan-betawi-2.jpeg?_i=AA" medium="image"></media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
